Sejarah Sekolah
Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tetap istiqomah dan konsisten
melakukan perannya sebagi pusat pendalam ilmu-ilmu agama (tafaqquh fi al-din) dan
lembaga dakwa Islamiyah serta ikut serta mencerdaskan bangsa telah diakui oleh
masrayakat, dibuktikan dengan keberhasilannya, baik di masa kemerdekaan, setelah
kemerdekaan, maupun di zaman sekarang. Ini merupakan bukti nyata bahwa pondok
pesantren telah banyak memberikan kontribusi dalam membangun bangsa Indonesia.
Dalam sekup regional, Indonesia telah menjadi satu negara industri ( New Industrian
Countries) di Asia, maka kebutuhan akan tenaga kerja tingkat menengah yang terampil
dan produktif tentu akan meningkat. Dan demi menjaga efisiensi, efektivitas, serta citra
tenaga kerja Indonesia. Maka pembinaan kesadaran keragaman yang menekankan
kegiatan kerja sebagai ibadah, disiplin, jujur dan pembinaan watak kemanusaiaan yang
berbudi luhur, akan sangat bemanfaat bagi upaya-upaya pembangunan yang sedangdan
akan dilaksanakan pemerintah dan seluruh bangsa Indonesia.
Untuk mempersiapakan dan SDM yang memiliki kemampuan itu jelas dibutuhkan
adanya lembaga pendidikan yang memadukan pendidikan ilmu pengertahuan (IPTEK)
dan pendidikan karakter, pendidikan yangh mengembangkan, mencerdaskan dan
keterampilan pendidikan akhlak (IMTAK). Pendidikan yang menjdikan agama sebagai
basis bagi pembangun nilai-nilai kecerdasaan, keterampilan, sangat penelitian dan
pengembangan akan pekerjaan dan pengabdian. Semua itu dapat diakomodir dengan
penyelengagaran lembaga pendidikan yang memiliki pola keterpaduan antara
kepesantrenan dan sekolah.
Upaya modernisasi pada sistem kepesantrenan dan lembaga pendidikan ialam melalui
konsep keterpaduan bukan semata-mata hanya tugas pemerintah. Untuk itu ustadz
H.KAMALUDIN beserta keluarga nya sebagai pendiri bersama tokoh masyarakat,
pemerintah setempat, dan teman-teman yang memiliki pandangan tentang
kelembagaan yang berbasis pendidikan dan kepesantrenan mencoba mengakomodir
segala daya dan upaya untuk mendirikan sebuah lembaga di atas tanah wakaf. Dengan
harapan masyarakat bisa belajar dengan jenjang-jenjang yang sudah di tetapkan oleh
pemerintah. Pada tahun 1992 berawal dari pengajian ibu-ibu dan bapak-bapak, dan tahun 1993 mulai mendirikan lembaga yang diberi nama YAYASAN PENDIDIKAN DAARUL
KIROM, yang dibawah nya berharap bisa berdiri TK,MI,MTS, MA DAARUL KIROM, dan
Pesantren. Kami membulatkan tekad untuk turut serta membantu proses pembangunan
yang sedang berlangsung dengan jalan meningkatkan kifrah juang melalui
penyelenggarang pola pendidikan bernuansa islami melalui lembaga sosial berbasis
pendidikan dan kepesantrenan, yang insya allah mampu menampilkan perpaduan
program pendidikan umum, dan agama.
Tahun 1994 mulai izin ke dinas untuk membangun MI(madrasah ibtidaiyah),kemudian tahun 1996 mendirikan RA/TK islam Darul kirom, kemudian juga pada tahun 2001 mulai merintis MTS Darul kirom yang pelajaran nya tidak kalah dengan tingkat SMP lainnya,dan tahun 2014 mulai merintis lagi jenjang MA/SMA Daarul kirom, dari semua jenjang itu Alhamdulillah kita sudah mendapat izin dari dinas pendidikan. Dari tahun 2001 juga sudah mendapatkan izin untuk mendirikan pondok pesantren putra dan putri. Namun dengan berjalan nya waktu, masih banyak kekurangan-kekurangan yang kita miliki tetapi kita akan terus berusahan untuk memenuhi sarana prasarana tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar